Sekeping Harapan
Ketika sepasang mata itu begitu melekat kuat
Ketika bibir itu mengurai janji
Ketika tubuh saling memeluk
Ketika tangan itu menggenggam
Hangat. Tenang. Damai
Ketika semua tak mampu terucap dengan kata
Hanya mata yang ungkapkan dengan tangis
Isak demi isak
Pkiranku kosong.
Menerawang, ini benar terjadi?
Tenanglah. Ini tak akan lama.
Angin segar kurasakan, semoga benar adanya.
Laksana pohon kini makin tinggi menjulang
Kuharap jangan pernah goyah ataupun tumbang
Meski badai menerpa
Kuatkan akarmu dengan keyakinan
Menunggu waktu yang tak akan lama. ~R
Senin, 06 Oktober 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
TENTANG DEEP LEARNING (IGI KAB. BIMA)
"Deep Learning" atau Pembelajaran Mendalam dalam konteks pendidikan melibatkan pendekatan yang mendalam dan bermakna terhadap ...
-
RANGKAIAN menulis mimpi di kaki mimpi kita berharap mimpi yang menjadi mimpi bersyarat sang terngaung kelak dalam sang ilahi para pemimpin m...
-
riuk ruh malam menggumam tertanam dalam indraku menggigil ruh tak bertuah mencabik tyak bergoib sepasang sandal mengarungi roh-roh mimpi ber...
-
NAMPAK TANPA BATAS MIMPI Pembacaan narator atau puisi pengiring kisah “ NAMPAK TANPA BATAS MIMPI ”. Adegan 1. Pemain 1 : ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar