Rabu, 03 November 2021

Tulang Rusuk






Cinta, itu bukan cinta tapi nafsuh, bagaimana mungkin dinamakan cinta jika itu hanya menyakiti, bagaimana mungkin itu cinta jika tak saling memahami, bagai mana mungkin itu cinta bila tak saling rasa. Cinta tak hadir karna mengenal, cinta hadir karna mencari rusuk yang hilangg. Lantas bagaimana engkau tahu itu adalah rusuk yang hilang?

Awal itu, kami insan yang mendalami ilmu agama didunia kampus. Kami adalah mahasiswa lembaga dakwah kampus. Siang itu kami kehadiran ukthi, dia ulfa mahasiswa semester akhir jurusan agrobisnis, kami hanya melihatnya sekilas karna ada pembatas antara akhwan dan ukhti, kegiatan kami selesai, kami duduk dipelataran Masjid Agung 45, ukhti –ukti turun,

hai akwan joker……..

kami mengangkat pandangan kami,…..

hus….. kamu ica, doanya jelek, pintaku

oh iya….

Ukkasyah

Besok kajian tentang apa? Pinta ica

Sepontan aku aku bilang, besok kita kajian tentang ukthi yang datang tadi

Huss…

Ukasyah ini candanya aneh, aku hanya bias garuk-garuk  kepala, karna ulfa nunduk dan dan pipinya memerah.

Disaat kami bercanda gurau, tiba-tiba pak ustad datang, belum balik semuanya?

Iya pak ustad pinta deden

Oh iya, besok kita akan bahas tentang tulang rusuk, pinta pak ustad

Iya pak ustad pinta kami.

Kamipun berjalan menuju halte Pete-pete, disepanjang jalan aku memperhatikan ulfa, dia gadis yang selalu berpuasa berbicara, dia hanya menunduk sepanjang jalan, disaat ica menyahutnya dia hanya menjawab dengan senyum, dia gadis ayu dan penuh misteri.

Rasanya aku ingin mengenalnya, mengenal sosok gadis berkerudung yang memancarkan cahaya, dia seperti gadis bisu tapi tak bisu, dia seperti gadis buta tapi tak buta, dia seperti gadis tuli tapi tidak tuli, dia berucap bagai dalam bait, dia melihat laksamna purnama, dia mendengar laksamana berteduh, dan disaat dia mengangkat matanya laksamana angina sepoi-spoi menerpa senja.

Setelah perpisahan di halte itu, pristiwa aneh-aneh terjadi, raga terhimpit sesak, jiwa tak karuan menggiringku pada sujud malam, aku bercurhat padan Nya, ya Allah, selah napasku sesak, tubuh memberontak, raga terasa kehilangan bagian yang menjadikanku tak sempurna, tunjukan bagian tubuhku yang hilang, agar aku bias menetralkan raga yang tak mampu aku control.

Hari-hari kami lalui dimasjid Agung 45, sejarah perkenalan tak terelakan, kami menjalani hidup dengan saling mengenal, memahami dan merindukan dalam sujud, berharap Allah menyampaikan rasa untuk saling memiliki.

Kala itu 2 juli 2012, aku mengutarakan rasa kepada ulfa.

Hay….

Ulfa….

Iya Ukkasya pinta ulfa….

Aku terdiam, mulutku terasa terkunci, mulutku terbatah serasa kerongkonganku tersandung duri hingga aku terbatuk.

Ukka…… nda kenapa-kenapakan? Lagi sakit…..? udah minum obat? Pinta ulfa

Perhatian itu semakin aku tak mampu berucap, serasa bait-bait itu tak mampu aku lontarkan, kepanikan itu semakin meyakinkanku untuk menemuai orang tuanya untuk meminangnya.

Aku menghela nafas, untuk mengatur agar aku mampu mengontrol rasa nggak karuan yang aku alami.

Uuuu……ulfa

Iya Ukkasya…, kamu nda kenapa-kenapakan?

iii…iya ulfa, ntar malam ulfa dirumah?

Iya, mang kenapa ukkasya?

Kalo ulfa ijini, ukka mau main kerumahnya ulfa, mau ketemu ibunya ulfa?

Bias kan?

Insyaallah bisa Ukka, nanti pas sampai rumah, ulfa sampaikan ke ibu, kalo ukkasyah mau ketemu sama ibu.

Makasih Ulfa

Tiba-tiba kami kedatangan Erik, Ica dan irfan

Haiiii hayoooo, kalian ngapain hayoooo, hati-hati kalo berduaan lho, yang ketiganya gondruwo lho hayooo.

Waduh,,, berati kita bertiga gondruwo dong, kan kita bertigani

Sepontan kami berlima tertawa terbahak-bahak, hanya ulfa yang hanya melempar senyum atas candaan irfan.

Disaat kami sedang tertawa, tiba-tiba erik memotong tertawa kami, oh iya, Ukka, tumben kalian berduaan saja, nda baik lho, mending kalian taarufan, atau Ukka pergi melamar ulfa, biar nda tumbuh fitnah, kan minggu depan kita semua wisudah, jadi bias dapat Ijaza serta Ijasa di KUA lho…. Spontan ica dan irfan tertawa, serasa perut mereka tergelitik, aku dan ulfa diam seribu bahasa….

Waduuuuuhhhhh

Kok murung kalian berdua sih, kan aku hanya becanda pinta erik.

Aku hanya bisa memberi sedikit senyum atas pembelaan erik

Saat aku mengangkat mataku, aku melihat wajah ulfa memereh seperti kepiting, mungkin ulfa malu, atau mungkin ulfa marah, aku menjadi takut ketika ulfa marah, jika dia marah, berati rencnanaku untuk bertemu dengan ibunya akan pupus, keinginan untuk meminangnya akan sirnah.

Dalam termenung, aku berpikir, apa mungkin erik tahu maksud hati ingin meminang ulfa, ahh…. nda mungkin erik tahu, erik kan bukan peramal, diakan sahabaku.

Hai—hayo kita balik yuk pinta ica.

Kamipun berjalan menuju halte,

Ukka, bisik erik

Iya rik, pintaku

Ucapanku tadi jangan dianggap candaan, sebenarnya disaat kalian berdua berbicara tadi, maaf sebenanya aku menguping, sebenarnya saya paham maksud kata-katamu kepada ulfa, mungkin juga ulfa paham, tadi saya hanya mempertegas maksud Ukka, agar ulfa juga tahu maksud Ukka untuk bertemu ibu ulfa.

Ukkasyah, saya percaya ulfa adalah rusukmu yang hilang seperti ceramah pak ustad tadi, jika keyakinan Ukka sama dengan yang aku katakana, segerahlah untuk melamar ulfa, meminangnya.

Aku hanya menunduk, ku tepuk bahunya erik

Rik…

Makasih nasehatnya, engkau seperti peramal, engkau seperi malaikat untuk jodohku, engkau memang sahabat terbaikku.

Ahhh kamu Ukkasyah.

Ragaku terasa fres setelah mendengar nasihatnya erik, aku semakin mengkokohkan niatku untuk bertemu ibunya ulfa untuk mengutarakan rasa yang ingin meminang mataharinya.

Pt-pt pu datang, ica dan ulfa naik, disaat aku mengakat kepalaku untuk melihat ica dan ulfa, ulfa melempar senyum terindahnya, raga ini serasa taka ada daya, aku linglung, wajahku memerah, rasanya ingin pingsan setelah melihat senyum itu, meski aku tak tahu senyum itu untukku atau untuk kami bertiga.

Pukul 19.30 aku sampai dirumah ulfa,

Tok tok tok

Assalamualaikum, pintaku

Waalaikumsalam, suara yang terdengar menjawab salamku, suara itu tak asing bagiku.

Maaf Ukkasya, Tunggu sebentar yah, soalnya umi masih solat

Disaat aku ingin bilang iya

Tiba-tiba ibu Ulfa menyahut, nak Ukassya yah…..

Iii iya ibu, jangan panggil ibu, panggil aja Umi, seperti ulfa memangil ibu itu Umi.

Makasih Ummi

Ayo masuk nak

Iya Umi, makasih

Ayo duduk Ukkasyah pinta umi

Iya ummi

Lho kok ulfa duduk, nda mau bikini Ukkasyah Minum

Nda apa2kok umi, ukasyah belum haus ummi.

Ulfapun berdiri, untuk kedapur untuk membuat minuman untukku,

Umi bertanya-tanya kepadaku tentang ulfa dikampus selama ini, akupun bercerita apa adanya tenang kemandirian, kebaikannya semuanya aku ceritakan kepada umi tentang ulfa yang aku ketahui. Haiiiii hayoooo Ukka lagi ngejelkin Ulfan di umi yaa hayooo, wajahku memerah mendengar candaan ulfa, ih ndakok pinta umi. Ulfa dan umi  mempersilahkan aku untuk minum, akupun minum seteguk.

Umi….

Suasanapun hening

Iya nak….

Sebenarya, kedatangan nanda untuk mengutarakan rasa ingin meminang ulfa sebagai pendamping hidup dunia dan akhirat.

Aku terdiam suasanpun samakin hening…

Dalam keheningan itu umi mulai berbicara,

Makasih nak Ukassyah, karna kedatangan pertamanya dengan niat baik dan tulus  untuk meminang anak umi, suatu kesyukuran buat umi, karna ada lelaki sebaik ukkasya ingin menyempurnakan iman anak umi dan menyempurnakan iman nak ukkasaya. Umi selalu setuju dan mendukung itu semua, tapi ummi tergantung ulfa, karna yang akan menjalaninya ulfa dan nak Ukassya. Jawaban umi iya, tapi keputusan akhir ada pada nak ulfa.

Nak….

Ukkasya telah mengutarakan niat baiknya, dan umi telah mengiyakan, keputusan akhir pada ulfa.

Kak…..,

Terima kasih  karena kak Ukasyah ingin meminang ulfa, tapi Ulfa belum bisa

Suasanapun hening, aku dan umi terdiam taka da kata-kata lagi yang bisa aku utarakan atas penolakan ulfa niat baikku, hati dan jiwaku hancur, hatiku seperti bah kaca terhampas tinggal kepingan-kepingan kecil yang sulit aku bentuk kembali seperti diakala itu. Sendi-sendiku tak mampu lagi menopang raga ini, tubuh lumpuh seperti sampah yang berserahkan. Akupun menguatkan diri untuk ijin pulang.

Aku tertatih dalam langkahku, aku bakai kompas yang tak memiliki arah, hatiku hancur atas penolakan itu. Kini harapanku sirnah, mimpiku hanyalah menjadi guyon embun malam. Rasaku bertepuk sebelah tangan. Harapanku pupus ditelan penolakan yang aku piker menjadi tulang rusukku.

Hari-hari didunia kampus dan di lembaga dakwah kampus tak seperti hari-hari yang lalu, semenjak kejadian penolakan itu, aku selalu menghindar, karna aku tak mampu memandang wajah sang penolak rindu. Hidupku penuh menyendiri.

Hay ukasyah…. Pinta ica

Aku menoleh, iya ica..

Tumben nda gabung lagi pas balik, udah sebulan lho kamu kaya ada yang berbeda, ada masalah ukasyah? Pinta ica, nda kok ica, aku nda apa-apa, lagi kurang mut saja,

Oh gitu, jangan lama-lama nda mutnya, nanti banya yang terluka lho…

Aku tercengang atas ucapan ica, apakah dia tahu penolakan itu, apakah ulfa telah menceritakan kepada yang lainya pintaku dalam hati, mendengar itu aku ingin semakin menghidar kepada mereka.

Oh iya ica, saya masuk sholat dulu yah,

Oh iya ukka

Akupun masuk dengan sempoyongan, aku menundukan diri kepada sang pencipta. Setelah salam terakhir pak ustad lewat, aku menghampirinyapak ustad,

Ustad…..

Iya ukasyah, ada yang ingin ditanyakan?

Iya pak ustad, nanda ingin sedikit bercerita tentang apa yang menjanggal di nubari ini.

Akupun menceritakan tentang pristiwa penolakan itu, kepada pak ustad, pask ustad menyampaikan nasihat . nanda ukkasyah, bukan hanya nanda ukasyah yang pernah ditolak cintanya, Rasulullah juga pernah merasakan ditolah cintanya oleh Ummu hani, bukan hanya rasulullah, tapi sahabanya salman juga ditolak lamaranya, apakah mereka bersedih berlarut-larut atas itu semuanya, karna mereka yakin Allah punya rencana terbaik untuk mereka.

Iya pak Ustad, tapi dalam Al-qurna mengatakan lelaki baik pasti ajan berjodoh dengan wanita baik begitupun sebaliknya pinta ku.

Nak…..

Apakah nak Ukasyah pernah menanyakan perihal, mengapa ulfa menolak lamaran nak Ukasya? Belum pak Ustad, mengapa demikian? Takkah engkau ingin tahu mengapa Ulfa menolak lamaran itu? Akupun terdiam. Nak sebaiknya nak Ukasyah bertemu dengan nak ulfa untuk menyelesaikan persoalan kalian yang belum terselesaikan.

Keesokan harinya aku meberanikan diri untuk bertemu dan berbicara dengan ulfa dipelataran masjid Agung 45.

Assalamualaikum pintaku

Waalaikum salam pinta ulfa

Maaf sebelumnya Ull, masih ada hal yang masih menjanggal di benakku atas penolakan rasaku, adakah jawaban, mengapa nanda ulfa menolak lamaranku, dan sejujurnya aku meyakini dek ulfa adalah tulang rusukku yang yang hilang. Suasanapun hening…..

Kak….

Adek berharap kak Ukasyah Mendapatkan jodoh yang terbaik, bukan seperti adek yang memiliki masalalu yang suram, gadis yang tak mampu mempertahankan kehormatanya karna dunia. Kak… adek menolak lamaran kaka karna adek taingin kakak kecewa setelah kakak meminang adek. Adek selalu berdoa agak kakak bisa menemukan jodoh terbaik, dengan wanita soleha yang mampu mempertahankan kehormatanya bukan seperti adek. Akupun hanya mampu membisu mendengar alas an yang disampaikan ulfa

Waduuuuuuu ini lagi dua orang masih saja berduaan pinta erik, eh kamu rik pintaku, nda baiklo berduaan nanti timbul fitnah loh, iya rik, erik benar.

Kring..kring..kring bunyi HP ku

Bro, dimana posisinya? Pinta enal, dipelataran masjid bro, ke bescam dulu bro, kita diberi amanah untuk dekorasi persiapan wisuda besok bro. siap bro.

Aku dan erik pamit pada ulfa, karna kami akan kebascam untuk rapat persiapan dekorasi acara wisuda.

Dalam perjalanan menuju bascam aku curnah dengan sahabatku erik tentang apa yang aku alami dan masa lalu ulfa. Erik begitu marah atas sikapku kepada ulfa, kana hanya memandang ulfa dari masalalunya.

Gini sob

Masalalu memang penting, tapi masa sekarang yang akan menentukan masa yang akan datang, bagaimana mungkin engkau memetakkan memilih rusukmu dengan masa lalunya? Itu tak adil sob, Apakah gadis menerima pinangan lelaki berdasarkan masalalunya? Tidakkan? Lalu bagaimana mungkin kita sebagai laki-laki yang melindungi wanita memilih mereka berdasarkan masalalunya, itu tak adil. Sob, bukankah alah itu maha penyayang? Bukankah allah itu maha pengampun? Bukankah alah itu maha penerima tobat? Lantas kenapa kita sebagai umatnya tak mau mencontoh sifat Allah dan rasul-rasulnya. Sahabat rasululah bukanlah orang baik dimasa lalunya, apakah rasulululah memilih sahabatnya berdasarkan masalalunya? Tidak kan? Sob aku kecewa kepadamu, engkau tak seperti Ukkasya yang aku kenal, kini engkau berbeda sob. Akupun terdiam membisu atas nasehat dan kemarahan sahabatku yang tak terima sikapku yang memetakan manusia berdasarkan masalalunya.

…………..-----------……………………….

Didapur Umi mengajak Ulfa untuk masak didapur

Nak, gimana dengan ukkasyah?

Mi…

Ulfa meluk umminya, umi tak marahkan sama ulfa?

Marah,…. Marah kenapa? Mi ulfa udah cerita semua sama kaka ukasyah…

Umi terdiam

Umi marah?    Umi nda marah nak, apa perlu nak ulfa cerita sama nak ukkasyah tentang masalalunya? Apa itu tak  membuat ukkasyah semakin menjahu nantinya.

Takut sih takut umi, tapi ulfa lebih takut kakak ukasyah kecewa tahu belakangan tentang masalalu ukassyah. Ulfa selalu berdoa kepada Allah agar kak ukasyah mendapatkan jodoh yang terbaik, wanita yang sempurna. Umi memeluk erat ulfa, mi umi nda marahkan sama Ulfa? Umi menangis, nak apa yang perlu umi marahkan? Itu semua udah menjadi takdir ulfa, yang utama sekarang ulfa itiqomah dijalan Allah umi udah bersyukur.

Acara wisudahpun diselenggarakan, kamipun diwisudah kami berempat memperoleh gelar S.Pd dengan peringkat baik. Kamipun berfoto-foto agar menjadi kenangan masa didunia kampus biru. Setelah selesai acara wisudah kamipun pulang. Sesampai dirumah aku mengutarakan niatku untuk melamar gadis kepada kedua orang tuaku, aku menceritakan pristiwa kehidupan kami dimasa kuliah dan berorganisasi, kedua orang tuapun setujuh atas niatku, orangtuaku beranggapan dari pada anaknya berbuat jinah lebih baik dihalalkan agar tak menjadi fitnah dan dosa kelak.

Seminggu setelah wisudah aku mengajak orangtuaku untuk kerumah ulfa, kami pergi tampa meberi tahu ulfa bahwa aku akan kerumahnya bersama kedua orang tuaku untuk meminangnya sebagai pendamping hidup dunia dan akhirat.

Sesampai rumah, ulfa kaget karna aku datang dengan kedua orang tuaku untuk melamarnya. Setelah lika liku taaruf yang kami jalani aku menyadari cinta bukan sekedar mengenal masalalu, tapi masa sekarang yang akan menentukan masa yang akan datang. Allah telah menciptakan adam dan hawa, kini kami adalah Ukasyah dan Ulfa bukan pula romie dan Juliet, ini kami. Kami mengarungi bahtera bukan karna masa lalu tapi masa kami saat ini. Kini telah aku temukan bagian tubuhku yang hilang, kini kembali bersatu untuk mengarungi samudra dunia.

Kamis, 21 Oktober 2021

PGP-Angkatan 2 –Kab. Bima-Eryansyah, S.Pd-Aksi Nyata Paket Modul 3.3

PGP-Angkatan 2 –Kab. Bima-Eryansyah, S.Pd-Aksi Nyata Paket Modul 3.3 A. Latar Belakang Pendidikan Program Guru Penggerak bertujuan untuk menyiapkan para pemimpin pembelajar yang mampu mendorong tumbuh kembang murid secara holistic. Selainitu, Program Guru Penggerak bertujuan agar guru penggerak mengimbaskan ilmu yang diperoleh selama pelatihan secara aktif atau proaktif serta mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid; serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila Modul 3.3. guru penggerak ini merasionalkan tentang pengelolaan program sekolah yang berdampak pada murid dengan pendekatan MELR : Monitoring, Evaluation, Learning, Reporting (monitoring, evaluasi, pembelajaran, dan pelaporan) dan manajemen resiko. Kedua pendekatan ini dapat dijadikan sebagai tools untuk mengelola suatu pogram sekolah yang berdampak pada murid. MELR (Monitoring,Evaluation,Learningand Reporting) adalah tahapan pelaksanaan program yang memberdayakan aset yang ada di sekolah. Monitoring: Proses menghimpun informasi dan analisis internal dari sebuah proyak dan program, Evaluasi: Sebuah penilaian restrospektif secara periodik pada suatu program yang telah selesai, Learning: Pembelajaran yang didapat berdasarkan pada :Fact (fakta) = catatan obyektif tentang apa yang terjadi. Feeling (perasaan) = reaksi emosional terhadap situasi. Finding (temuan) = Pembelajaran konkret yang dapat diambil dari situasi tersebut. Future (masa depan) = Menyusun pembelajaran yang digunakan di masa depan dan Report: Pesan yang disampaikan secara sistematis dan obyektif yang di gunakan untuk menyampaikan informasi dari suatu bagian organisasi kepada bagian lain atau lembaga lain untuk membantu pengambilan keputusan untuk memecahkan persoalan. Setiap institusi pendidikan formal maupunnon formal memiliki 7 modal/asset, yang berpotensi untuk dikembangkan dan dimaksimalkan pemanfaatannya, yaitu modal manusia, modal sosial, modal fisik, modal lingkungan, modal finansial, modal politik, modal agama dan budaya. Ketujuh modal asset ini dapat, dikembangkan secara optimal dalam proses pembelajaran apabila sekolah dapat mengelolanya dengan baik Berdasarkan 7 aset tersebut saya melakukan proses pemetaan aset yang dimiliki oleh SMAN 2 bolo yang dapat dimaksimalkan dalam pembuatan media pembelajaran sesuai kodrat anak antara lain Perpustakaan, Lab TIK, taman sekolah, Proyektor, Wiffi dan hamper semua guru memiliki leptop. B. Mengapa Melakukan aksi nyata tersebut? Media adalah semua alat komunikasi yang bisa digunakan untuk menyampaikan informasi dari sumber ke siswa dengan tujuan dapat meransang siswa untuk mengikuti proses pembelajaran secara utuh (Uno &Lamatenggo, 2010). Media merupakan semua yang bisa menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber secara terencana hingga terbentuk lingkungan belajar yang kondusif dan dapat dilakukannya proses belajar secara efisien dan efektif (Munadi, 2012). Berdasarkan Depdiknas (2003) kata media ialah dari bahasa latin yang bentuk jamaknya kata “medium” berarti perantara atau pengantar. Artinya media pembelajaran adalah sumber belajar yang berkombinasi antara perangkat lunak (bahan belajar) dan perangkat keras (alat belajar). Jadi dapatkan katakan proses belajar merupakan interaksi komunikasi, penghubung interaksi komunikasi dalam proses belajar dikatakanlah media pembelajaran. Berdasarkan latar belakang dan pandangan para ahli tersebut, dapat kita simpulkan bahwa media pembelajaran yang menyenangkan dapat menciptakan budaya belajar sesuai kodrat anak jika kita berkaca pada media atau metode pembelajaran lawas yang kurang respek dengan perkembangan pola piker siswa jaman sekarang. Oleh sebap itu saya selaku Calon Guru Penggerak Angkatan 2 Kabupaten Bima Provinsi NTB berinisiatif membuat media pembelajaran sesuai kodrat anak. C. Hasil Aksi nyata yang dilakukan Dalam merancang media pembelajaran, ada beberapa tahap yang harus dilakukan yaitu 1. Guru harus membuat kesepakatan kelas 2. Guru menganalisis angket siswa 3. Guru merancang media pembelajaran sesuai profil belajar siswa a. Belajarmenulis puisi dengan kertas notes (kertas Berwarna) Langkah-langkah pembelajaran - Guru membagikan kertas notter - Guru meminta siswa untuk menulis 1 sampai 2 kata romansa - Siswa diminta menempelkan kertas di papan tulis - Siswa diarahkan untuk menggabungkan kata-kata yang ditempel dengan konjungsi yang tepat agar tiap kata menjadi baris, bait sehingga terciptalah sebuah puisi. b. Belajar teks eksplanasi dengan media gambar Langkah-langkah pembelajaran - Guru menampilkan media presentasi belajar dengan proyektor - Siswa memperhatikan selait gambar, tiap sela gambar ada pertanyaan yang harus dijawab siswa - Siswa mendiskusikan sebab dan akibat peristiwa yang terjadi c. Belajar teks biografi diruang TIK - Siswa dimintauntuk memilih salahtasu tokog nasional, - Siswa menyalin biografi tokoh nasional yang dipilih - Siswa memaparkan pristiwa dan capaian yang dilakukan oleh salah satu tokoh yang mereka pilih d. Belajar buku fiksi dan non fiksi diperpustakaan -siswa diminta untuk memilih masing-masing 1 buku fiksi dan non fiksi Siswa menganalisis keunggulan dan kelemahan antara ke dua buku tersebut 4. Refleksi Refleksi dilakukan setiap akhir pertemuan untuk mengetahui sejahu mana efektifitas capaian hasil pelajaran D. Perasaan (Felling) Setelah dilakukan pembelajaran dengan media pembelajaran sesuai minat siswa, siswa lebih bersemangan karena mereka bias belajar sesuai dengan hoby serta cara belajar siswa itu sendiri E. Pembelajaran (Fidding) Pada dasarnya setiap sencana memiliki resiko, baik resiko langsung maupun tidak langsung, resiko langsung adalah resiko dalam mengkordinir siswa agar tertib dalam berpindah tempat dari ruang kelas ke tempat belajar yang diinginkan siswa. Resiko tidak langsung adalah anggapan bahwa kelas sembraut karena siswa diluar ruang kelas, tapi setelah diinformasikan hambatan itu bias diuraikan. F. Masa Depan (Forture) Menciptakan proses belajar yang menyenangkan, sehingga terciptanya pelajar yang merdeka yang berprofil pncasila.

Rabu, 20 Oktober 2021

BLOG Modul 3.3.a.9. Koneksi Antarmateri - Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

 


Eryansyah, S.Pd CGP angkatan 2 SMAN 2 Bolo Kab. Bima NTB

A.      Hal yang menarik dari modul ini ?

Hal yang menarik dari modul ini adalah program sekolah yang berdampak pada murid artinya sepenuhnya melibatkan murid serta berpengaruh terhadap tumbuh kembang karakter murid. Program sekolah yang melibatkan murid dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, sampai pada pelaporan program sekolah.

Program yang direncanakan sekolah diharapkan dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang murid seperti kepemimpinan murid, kolaboratif, kreatif, inovatif, kritis dan pedulian. Program sekolah perlu memperhatikan tahapan perencanaan program, manajemen risiko, monitoring dan evaluasi, pembelajaran yang di dapat, dan pelaporan melalui pendekatan inkuiri apresiatif dengan tahapan BAGJA.

Yang sangat perlu diperhatikan dalam penyusunan program sekolah adalah Manajemen risiko, oleh sebab itu dapat dipetakan Risiko yang berpengaruh pada kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan programmeliputi Resiko keuangan, Risiko operasional, Risiko pemenuhan (proses dan prosedur internal), dan Risiko reputasi. Untuk meminilisir resiko dalam penyusunan program maka perlu dilakukan dentifikasi jenis risiko, Pengukuran risiko, melakukan strategi dalam pengendalian risiko, melakukan evaluasi terus menerus maju dan berkelanjutan (MLS 3.3).

MELR (Monitoring,Evaluation,Learningand Reporting) adalah tahapan pelaksanaan program yang memberdayakan  aset yang ada di sekolah.  Monitoring: Proses menghimpun informasi dan analisis internal dari sebuah proyak dan program, Evaluasi:  Sebuah penilaian restrospektif secara periodik pada suatu program yang telah selesai, Learning: Pembelajaran yang didapat berdasarkan pada :Fact (fakta) = catatan obyektif tentang apa yang terjadi. Feeling (perasaan) = reaksi emosional terhadap situasi. Finding (temuan) = Pembelajaran konkret yang dapat diambil dari situasi tersebut. Future (masa depan) = Menyusun pembelajaran yang digunakan di masa depan  dan Report: Pesan yang disampaikan secara sistematis dan obyektif yang di gunakan untuk menyampaikan informasi dari suatu bagian organisasi kepada bagian lain atau lembaga lain untuk membantu pengambilan keputusan untuk memecahkan persoalan.

B.      Kaitan antara pemetaan sumberdaya dengan perencanaan program sekolah yang berdampak pada murid

Kaitan antara pemetaan dengan program yang berdampak pada murid adalah Pemetaan sumberdaya dan perencanaan program sekolah saling mempengaruhi, Hasil pemetaan sumberdaya dapat dijadikan sebagai dasar atau acuan dalam melihat potensi-potensi sekolah untuk dimaksimalkan dalam perencanaan program yang berdampak pada murid dan  Program sekolah yang berdampak pada murid jika dikelola dengan baik akan berpengaruh terhadap peningkatan kualitas belajar siswa itu sendiri.

Koneksi antar materi melalui pendekatan Inkuiri Apresiatif dengan tahapan BAGJA berdasarkan Asset Based thinking atau berpikir berbasis aset melalui pemetaan 7 aset/modal utama yang dimiliki sekolah: 1. Modal manusia, 2. Modal sosial, 3. Modal lingkungan, 4. Modal fisik, 5. Modal finansial, 6. Model politik,  7. Modal Agama dan budaya.

Hubungan antara Pelaksanaan program sekolah yang berdampak pada murid dengan modul lainya,  pada dasarnya di modul ini guru berperan menuntun anak didik sesuai dengan kodratnya yaitu kodrat alam dan zaman, untuk mencapai itu semua guru melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi yakni murid dilibatkan dalam penentuan cara belajar sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Serta dalam penyusunan Program sekolah yang berdampak pada murid guru perlu memperhatikan  nilai dan peran guru penggerak yakni mandiri, reflective, kolaboratif, inovatif, dan berpihak pada murid. 

Dalam Pengelolaan sumber daya atau aset yang ada di sekolah semua itu dilakukan agar terciptanya budaya positif, kematangan emosional, pemimpin pembelajaran dan pengelolaan program yang berdampak pada siswa.

C.      Bagaimana kaitan dari semua materi dengan peran saya sebagai guru penggerak dari setiap materi yang telah dipelajari ?

Kaitannya dengan nilai dan peran saya sebagai guru penggerak adalah untuk mencetak generasi merdeka belajar dengan profil pelajar Pancasila, sebagai guru penggerak diharapkan dapat memiliki serta menerapkan nilai dan peran yang berpihak pada murid, mandiri, inovatif, kolaboratif, dan reflektif. 

Dalam melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi dan kompetensi sosial emosional sangat perlu  melakukan refleksi untuk perbaikan pembelajaran yang berkesinambungan dan menjadi lebih baik, serta dalam pengambilan keputusan dan sebagai pemimpin pembelajaran, mengelola asset, nilai kolaboratif dan inovatif dapat diterapkan agar pengelolaannya lebih maksimal.

 Daftar Pustaka

LMS Guru Penggerak

Sabtu, 09 Oktober 2021

3.3.a.6. Refleksi Terbimbing - Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

 Eryansyah, S.Pd CGP Angkatan 2 SMAN 2 Bolo Kab. Bima NTB

ASS….

Kali Ini CGP akan menjabarkan modul 3.3.a.6. Refleksi Terbimbing - Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

Apa yang menarik bagi anda setelah mempelajari pengelolaan program yang berdampak pada murid ? Setelah Mempelajari Modul 3.3 tentang penguatan kembali modul sebelumnya. CGP Memahami sumber daya yang dimiliki oleh sekolah,  Memanfaatkan aset yang sekolah miliki,  Mengetahui tahapan pengelolaan program secara efektif,  Melaksanakan monitoring dan evaluasi sebagai bahan refleksi atas program yang sudah berjalan,  Mengetahui program yang strategis,  Memperoleh hasil dalam bentuk laporan sebuah program dengan strategi MELR (Monitoring, Evaluation, Learning , Reporting) dan   Melakukan identifikasi manajemen resiko.

Apa hal-hal baru yang anda temukan dalam proses pembelajaran tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid? Yang CGP  Temukan Adalah fokus pada pengembangan potensi murid,    Inovasi Kepemimpinan sekolah adalah penentu dalam pengambilan kebijakan dan Tahapan BAGJA.

Perubahan apa yang akan anda lakukan setelah memahami atau mempelajari materi ini? Setelah Mempelajari Modul Ini CGP dapat menyusun program sederhana yang melibatkan teman sejawat, siswa maupun orang tua siswa, melaksanakan tahapan BAGJA dalam penyusunan program yang berdampak pada murid, menerapkan manajemen resiko dan mengevaluasi program yang telah dijalankan

Deikian Refleksi Modul 3.3.a.6 semoga bermanfaat.

Senin, 04 Oktober 2021

3.1.a.9. Koneksi Antarmateri

 

 Eryansyah, S.Pd CGP SMAN 2 Bolo angkatan 2 Kab. Bima NTB

Sekolah adalah lembaga untuk para siswa pengajaran siswa/murid di bawah pengawasan guru. Pada dasawarsa pendidikan diindonesia  memiliki pasang surut mulai jaman colonial sampai saat ini. Untuk memenuhi kebutuhan pendidikan diindonesia Mencanangkan pendidikan MERDEKA dengan perpedoman pada pendidikan sesuai dengan asas pendidikan yang berkubudayaan Indonesia. Merdeka belajar ini sudah lama diindonesia dan saat ini dikembangkan pendidikan sesuai sengan filosofi pendidikan KHD.

Dengan trikora pendidikan KHD Ing Ngarso Sung Tulada( Di depan memberi Contoh). Seorang pemimpin atau guru yang mengambil keputusan harus analisis dan bebbagai pertimbangan kerena akan menjasi tauladan yang baik bagi muridnya. Ing Madya Mangun Karso (Di tengah memberi semangat). Seorang pemimpin atau guru dalam mengambil keputusan hendaknya mempertimbangkan kemauan dan semagat bagi yang dipimpinnya yaitu bagi muridnya. Tut Wuri Handayani ( Di belakang memberi dorongan). Seorang pemimpin mengambil keputusan hendaknya mampu memberikan dukungan fisik maupun moral kepada yang dipimpinnya.

Nilai-nilai kemanusiaan yang didalami pada MERDEKA belajar ini melipiti: Kejujuran, Kepedulian, Tanggung jawab, Toleransi, Keadilan dan Kebenaran. Nilai kemanusiaan akan senantiasan mempengaruhi dalam pengambilan keputusan dalam pemimpin pembelajar.

Dalam Pengambilan Keputusan, Pemimpin pembelajar dalam pengambilan keputusan perlu memperhatikan 4 paradigma dilemma pengambilan keputusan dan Sembilan langkah pengambilan keputusan.

Empat paradigma pengambilan keputusan ini meliputi Individu lawan masyarakat (individual vs community), Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy), Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty) dan Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term).

Sedangkan Sembilan langkan pengambilan keputusan meliputi .Mengenali bahwa ada nilai-nilai yang saling bertentangan dalam situasi ini, Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini, Kumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan situasi ini, Pengujian benar atau salah (Uji Legal , Uji Regulasi/Standar Profesional, Uji Intuisi, Uji Halaman Depan Koran, Uji Panutan/Idola ), Pengujian Paradigma Benar lawan Benar, Melakukan Prinsip Resolusi, Investigasi Opsi Trilema dan Buat Keputusan.

Jadi dalam pengambilan keputusan kita perlu memperhatikan 3 prinsip penyelesaian dilemma yaitu Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking), Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking) dan Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking)

 

 

TENTANG DEEP LEARNING (IGI KAB. BIMA)

  "Deep Learning" atau Pembelajaran Mendalam dalam konteks pendidikan melibatkan pendekatan yang mendalam dan bermakna terhadap ...